Sabtu, 05 Maret 2016
Minggu, 21 Februari 2016
Fungsi Firewall pada jaringan Voip dan Jaringan Komputer
A.Fungsi jaringan Firewall pada Voip
1.Voip memiliki ribuan port yang dapat diakses untuk berbagai keperluan.
2.Firewall komputer bertugas menutup port-port tersebut kecuali beberapa port yang perlu tetap terbuka
3.Firewall di VoIP bertindak sebagai garis pertahanan pertama dalam mencegah semua jenis hacking.
4.Menjaga informasi rahasia dan berharga agar tidak keluar tanpa diketahui oleh pengguna.
5.Untuk memodifikasi paket data yang datang melalui Firewall.
B.Fungsi jaringan Firewall pada komputer
1.Mengontrol dan mengawasi paket data yang mengalir di jaringan kompiter.
2.Melakukan autentifikasi terhadap akses.
3.Aplikasi Proxy Firewall mampu memeriksa lebih dari sekedar header dari paket data.
4.Mencatat setiap transaksi kejadian yang terjadi di Firewall.
Selasa, 16 Februari 2016
Prosedur Instalasi Server Berbasis Server SoftSwitch SIP
1. Pengertian SIP Session Initiation Protocol (SIP)
SIP adalah suatu signalling protokol pada layer aplikasi yang berfungsi untuk membangun, memodifikasi, dan mengakhiri suatu sesi multimedia yang melibatkan satu atau beberapa pengguna. Sesi multimedia adalah pertukaran data antar pengguna yang meliputi suara, video, atau text. SIP tidak menyediakan layanan secara langsung, tetapi menyediakan fondasi yang dapat digunakan oleh protokol aplikasi lainnya untuk memberikan layanan yang lebih lengkap bagi pengguna, misalnya dengan RTP ( Real Time Tr ansport Protocol ) untuk transfer data secara real - time , dengan SDP ( Session Description Protocol ) untuk mendeskripsikan sesi multimedia, dengan MEGACO ( Media Gateway Control Protocol ) untuk komunikasi dengan PSTN (Public Switch Telephone Network). Meskipun demikian, fungsi dan operasi dasar SIP tidak tergantung pada protokol tersebut. SIP juga tidak tergantung pada protokol layer transport yang digunakan.
Pembangunan suatu komunikasi multimedia dengan SIP dilakukan melalui beberapa tahap :
User location : menentukan lokasi pengguna yang akan berkomunikasi.
User availability : menentukan tingkat keinginan pihak yang dipanggil untuk terlibat
dalam komunikasi.
dalam komunikasi.
User capability : menentukan media maupun parameter yang berhubungan dengan media yang
akan digunakan untuk komunikasi.
akan digunakan untuk komunikasi.
Session setup : “ringing”, pembentukan hubungan antara pihak pemanggil dan pihak
yang dipanggil.
yang dipanggil.
Session management : meliputi transfer, modifikasi, dan pemutusan sesi.
1. Instalasi Server Softswitch Berbasis SIP
Bagi mereka yang ingin membuat sendiri sentral telepon Internet berbasis Session Initiation Protocol (SIP) seperti yang di kembangkan oleh VoIP Rakyat di http://www.voiprakyat.or.id, maka berikut ini adalah beberapa tip singkat untuk membangunnya. Teknologi SIP ini yang akan di adopsi oleh para operator telekomunikasi di Indonesia. Tampaknya yang mulai siap salah satunya adalah XL, yang mungkin akan di ikuti oleh Indosat.
Sebetulnya tidak banyak yang harus di instalasi untuk menjalankan Asterisk secara minimal sekali, yang hanya mempunyai fungsi untuk
l Authentikasi user dengan nomor telepon & password.
l Dial plan, untuk mengatur apa yang harus dilakukan untuk call ke sebuah nomor tertentu.
l ENUM, agar Asterisk nantinya mengenali nomor +62XXX
Peralatan yang dibutuhkan adalah
l Sebuah PC Linux, saya sendiri menggunakan Fedora Core 6.
l Sambungan LAN
l Sambungan Internet
INSTALASI ASTERISK
Teknik Instalasi yang perlu dikerjakan adalah
l Ambil software asterisk & asterisk sound dari http://www.asterisk.org. Pada saat tulisan ini ditulis ada dua (2) jenis / versi asterisk, yaitu,
asterisk-1.4.0.tar.gz
asterisk-1.2.15.tar.gz
Anda harus memilih versi asterisk mana yang ingin di install. Mungkin yang agak aman pada hari ini adalah versi 1.2, kecuali nanti pada saat 1.4 sudah mulaistabil. Semetara suara operator wanita yang dibutuhkan adalah
asterisk-sounds-1.2.1.tar.gz
l Saya biasanya akan mengcopykan semua file yang saya butuhkan tersebut ke folder /usr/local/src, melalui perintah
# cp asterisk-1.4.0.tar.gz /usr/local/src/
# cp asterisk-1.2.15.tar.gz /usr/local/src/
# cp asterisk-sounds-1.2.1.tar.gz /usr/local/src/
l Menginstalasi asterisk tidak sukar, cara yang perlu dilakukan untuk asterisk-1.4 agak berbeda dengan asterisk-1.2 sebelumnya dengan menambahkan ./configure, yaitu
# cd /usr/local/src
# tar zxvf asterisk-1.4.0.tar.gz
# cd asterisk-1.4.0
# ./configure
# make
# make install
# make samples
l Asterisk-1.2.15 merupakan versi terakhir dari asterisk-1.2 pada saat naskah ini ditulis, perintah yang perlu dijalankan untuk menginstalasi adalah
# cd /usr/local/src
# tar zxvf asterisk-1.2.15.tar.gz
# cd asterisk-1.2.15
# make
# make install
# make samples
l Selanjutnya install suara operator asterisk, melalui perintah
# cd /usr/local/src
# tar zxvf asterisk-sounds-1.2.1.tar.gz
# cd asterisk-sounds-1.2.1
# make install
Seleai sudah proses instalasi asterisk. Langsung selanjutnya yang perlu dilakukan adalah mengkonfigurasi agar sesuai dengan apa yang kita inginkan.
Konfigurasi Asterisk Minimal Sekali
Konfigurasi Asterisk Minimal Sekali
Konfigurasi Asterisk yang aman sangat minimal dengan misi untuk meng-authentikasi user, mengkonfigurasi dial-plan dan mengenalkan ENUM tidak banyak yang harus dilakukan. Seluruh proses konfigurasi merupakan proses editing file-file yang ada di folder
/etc/asterisk
File yang perlu diperhatikan tidak banyak, hanya,
sip.conf - untuk authentikasi user dengan nomor telepon dan password.
extensions.conf - untuk mengatur dialplan.
enum.conf - untuk memperkenalkan nomor +62XX.
Masih banyak file-file konfigurasi lainnya, sangat di sarankan bagi anda yang ingin secara serius mempelajari asterisk untuk membaca-baca file-file konfigurasi yang ada di /etc/asterisk/
KONFIGURASI ENUM.CONF
Tidak banyak yang harus di ubah di /etc/asterisk/enum.conf, hanya pastikan bahwa ada entry
search => e164.arpa
search => e164.org
search => e164.id
Dengan cara itu, kita dapat pastikan bahwa informasi ENUM yang ada di e164.arpa, e164.org dan e164.id akan dapat di ketahui dengan baik oleh asterisk kita.
KONFIGURASI SIP.CONF
Pada file /etc/asterisk/sip.conf, untuk sebuah account dengan nomor telepon 2099, password 123456, IP address dinamis menggunakan DHCP maka entry yang digunakan adalah,
[2099]
context=default
type=friend
username=2099
secret=123456
host=dynamic
dtmfmode=rfc2833
mailbox=2099@default
Untuk asterisk-1.4, agar dial tone dapat di handel dengan baik maka perlu ditambahkan di tambahan entry berikut
rfc2833compensate=yes
Masukan entry di atas untuk masing-masing user.
Sampai titik ini maka masing-masing user dapat meregistrasikan diri ke asterisk dan dapat menelepon satu sama lain dengan mereka yang terdaftar di asterisk server yang kita operasikan.
Agar asterisk server kita dapat berbicara dengan user lain di XL. Indosat, VoIP Rakyat, di Pulver atau di SIP Proxy yang banyak bertebaran di Internet, kita perlu meregistrasikan diri ke SIP Proxy server tersebut. Perintah yang digunakan adalah
register => 2345:password@sip_proxy/1234
yang artinya, user 1234 di asterisk server yang kita operasikan merupakan user 2345 di sip_proxy yang login ke sana menggunakan password "password". Misalnya seseorang user 2000 mempunyai account 20345 di server voiprakyat.or,id dengan password "rahasia" maka format yang digunakan adalah
register => 20345:rahasia@voiprakyat.or,id/2000
Dengan cara ini, maka ada panggilan di VoIP Rakyat ke nomor 20345 akan langsung di forward ke nomor 2000 di SIP server yang kita gunakan.
KONFIGURASI EXTENSIONS.CONF
Pada file /etc/asterisk/extensions.conf kita dapat mengatur apa yang harus dilakukan oleh asterisk jika menerima sebuah panggilan ke nomor extension tertentu, yang sering digunakan adalah
exten => _20XX,1,Dial(SIP/${EXTEN},20,rt)
exten => _20XX,2,HangUp
Cara membaca perintah di atas adalah sebagai berikut,
Jika ada orang yang menelepon ke extension 20XX maka langkah 1 yang harus di kerjakan adalah DIAL EXTENsiontersebut mengunakan teknologi SIP, tunggu 20 detik, jika tidak di angkat maka time out (rt). Langkah ke 2 yang harus dilakukan adalah HangUp. Tentunya anda perlu mengatur sedikit-sedikit perintah ini agar sesuai dengan kondisi yang anda gunakan di SIP Server anda.
Beberapa perintah berbahaya yang sering dicari orang adalah sebagai berikut
exten => _0711X.,1,Dial(SIP/${EXTEN:4}@2031,20.rt)
Cara membaca-nya adalah,
Jika ada orang yang menelepon ke 0711X. Perhatikan titik sesudah X, berarti berapapun dibelakang X tidak di perdulikan. DIAL menggunakan teknologi SIP ke nomor 2031. Perhatikan baik-baik kode {EXTEN:4} ini harus di baca - buang empat (4) digit di depan nomor EXTENsion sebelum dimasukan ke 2031 - jadi 07115551234 menjadi 5551234.
Jika kita menggunakan PABX antara ATA dengan Telkom, maka perintah yang digunakan menjadi
exten => _021X.,1,Dial(SIP/9${EXTEN:3}@2031,20.rt)
Cara membaca-nya adalah,
Jika ada orang yang menelepon ke 021X. Perhatikan titik sesudah X, berarti berapapun dibelakang X tidak di perdulikan. DIAL menggunakan teknologi SIP ke nomor 2031. Perhatikan baik-baik kode 9{EXTEN:3} ini harus di baca buang tiga (3) digit di depan nomor EXTENsion yang di dial kemudian tambahkan 9 - jadi 0215551234 menjadi 95551234.
Artinya jika nomor 2031 merupakan sebuah Analog Telepon Adapter (ATA) seperti SPA3000 yang berada di jakarta dan sambungkan ke PABX di Jakarta. Maka siapapun yang berada di jaringan VoIP Tersebut akan dapat menelepon Jakarta tanpa perlu membayar SLJII maupun SLI. Orang yang mempunyai ATA tetap harus membayar pulsa lokal untuk menelelpon ke nomor ang di tuju.
Cara yang sama dapat di kembangkan untuk menelepon selular dengan cara menyambungkan ATA yang kita gunakan ke telkom. Perintah yang digunakan adalah sebagai berikut
exten => _08X.,1,Dial(SIP/${EXTEN}@2031,20.rt)
Tentunya untuk sebuah kantor yang tersambung ke jaringan VoIP Publik tidak akan mau membuka akses agar semua orang dapat menelepon semua nomor selular atau Telkom, oleh karenanya biasanya kita tidak menggunakan kode-kode 021X., atau 08X. Tapi kita akan memasukan satu per satu nomor-nomor yang di ijinkan di telepon melalui VoIP, misalnya,
exten => _0811567854,1,Dial(SIP/${EXTEN}@2031,20.rt)
exten => _0216575675,1,Dial(SIP/${EXTEN}@2031,20.rt)
exten => _0216755675,1,Dial(SIP/${EXTEN}@2031,20.rt)
Artinya hanya nomor 0811567854, 0216575675 dan 0216755675 yang dapat dihubungi melalui VoIP nomor selain nomor-nomor ini tidak dapat dihubungi.
Untuk mengadopsi nomor telepon +62XXX maupun nomor telepon lainnya kita dapat memasukan ENUMLOOKUP menggunakan perintah
exten => _62X.,1,ENUMLOOKUP(${EXTEN},sip,,1,e164.id)
exten => _62X.,2,Dial(${ENUM})
exten => _62X.,102,Playback(im-sorry)
atau
exten => _+X.,1,ENUMLOOKUP(${EXTEN},sip,,1,e164.id)
exten => _+X.,2,Dial(${ENUM})
exten => _+X.,102,Playback(im-sorry)
Selasa, 02 Februari 2016
Setting mikrotik sebagai router
Jalankan WInbox

Tekan tombol kotak

Klik pada mikrotik yang akan di setting

Pada login name masukan “admin” dan kosongkan pada kolom password, klikconnect
Akan muncul pemberintahuan bahwa Router OS sudah menpunyai konfigurasi standar, apakah akan kita pertahankan atau di hapus. Lebih baik Dihapus saja. Klik pada Remove Configuration

1.Setting IP adress
1.Pilih menu IP pada lalu tekan addresses
2. Pada address list tekan icon "+" lalu masukkan IP yang diinginkan dan interface yang ingin diberi IP
3. Tekan Apply lalu OK.
2.membuat Bridge pada mikrotik
1.pilih menu "Bridge".
2. Pada menu bridge tekan icon "+" lalu masukkan nama bridge, tekan apply lalu ok.
3. Pada menu ports tekan ikon "+" lalu pilih port dan bridge yang diinginkan misalnya "bridge 1 untuk port 2". tekan apply lalu ok.
3.Setting Gateway pada mikrotik
1.Pilih menu IP pada lalu tekan routes.
2.Pilih ikon "+" lalu isi IP gateway
3. Tekan apply lalu OK.
4.mengatur WLAN pada mikrotik

Klik dua kali pada wlan1, kemudian pada tab wireless rubahlah setingan menjadi

Mode : ap bridge
SSID : latihan (nama bebas, menyesuaikan)
Untuk band yang kita pakai pada akses point ini menggunakan sinyal dengan frequensi 5GHz-a, jika menggunakan type akses point yang lain rubah setingan band sesuai dengan frquensi siknyalnya.
Minggu, 31 Januari 2016
Konfigurasi Ekstensi dan Dial Plan pada server softswitch
1.Pengertian ekstensi dan dial-plan pada server VOIP
Dalam sintax yang digunakan di file extensions.conf , setiap tahapan perintah dalam sebuah extension di tulis dalam format exten = extension,priority,Command(parameter) Kesimpulannya, sebuah "context" mempunyai nama, seperti "john". Setiap context, kita dapat mendefinisikan satu atau lebih "extension". Setiap extension, kita dapat mendefinisikan sekumpulan perintah. Komponen yang membangun tahapan perintah extension atau command line adalah sebagai berikut,
1.Extension adalah label dari extension, dapat berupa sebuah string (angka, huruf dan simbol yan diijinkan) atau pola yang harus di evaluasi secara dinamik untuk mencocokan dengan banyak kemungkinan nomor telepon. Setiap command line yang menjadi bagian dari extension tertentu harus mempunyai label yang sama.
2.Priority biasanya berupa angka integer. Merupakan urutan dari perintah yang harus dijalankan dalam sebuah extension. Perintah pertama yang akan dijalankan harus dimulai dengan prioritas 1, jika tidak ada prioritas 1 maka Asterisk tidak akan menjalankan perintah extension. Setelah prioritas 1 di jalankan, Asterisk akan menambah prioritas ke prioritas 2 dan seterusnya, tentunya jika tidak ada perintah yang menentukan prioritas mana yang selanjutnya harus dijalankan. Jika ternyata perintah selanjutnya ternyata tidak terdefinisi maka Asterisk akan menghentikan proses menjalankan perintah walaupun masih ada perintah dengan prioritas yang lebih tinggi.
3.Command atau perintah adalah "aplikasi" yang akan di jalankan oleh Asterisk.
4.Parameter adalah parameter yang harus diberikan kepada sebuah command. Tidak semua command / perintah membutuhkan parameter, beberapa perintah dapat dijalankan tanpa
parameter.
Dial Plan berfungsi sebagai routing panggilan antar ekstensi, baik yang berada dalam satu IP-PBX (lokal) maupun antar IP-PBX, atau biasa disebut dial trunk. Dalam Asterisk, Dial Plan diprogram dalam satu file yang bernama extensions.conf. Secara umum, setiap ekstensi dalam Asterisk merujuk pada user tertentu yang ter-register ke Asterisk tersebut sehingga biasanya nomor ekstensi sama dengan id user.
2.Konfigurasi ekstensi dan dial-plan pada server softswitch
1. Konfigurasi Data Account Umum [general] -->> context umum,harus ada context=default -->> nama context user port=5060 -->> default port untuk SIP binaddr=0.0.0.0 -->> listen semua ip_addr yg request srvlookup=yes tos=0x18 videosupport=yes
2.Konfigurasi Data Account User / Extensions ;softphone -->> nama atau nomor account [101] (user/extension) type=friend -->> tipe account username=101 -->> login account secret=101 -->> password account host=dynamic -->> host yang menjadi IP PBX,dpt berubah nat=no -->> tanpa NAT dtmfmode=rfc2833 -->> RTP Payload for DTMF Digits, Telephony Tones and Telephony Signals allow=all -->> mode codec, bisa semua jenis codec
callerid=”sip00”
-->> id client context=voipkn -->> context jaringan user canreinvite=no -->> mekanisme canreinvite mailbox=101@voipkn -->> username@context
Konfigurasi Dial Plan Server Softwitch
Untuk mengkonfigurasi dial plan, edit file extensions.conf dengan mengetik nano /etc/asterisk/extensions.conf. Pastikan bahwa seluruh perintah pada file ini sudah dinon aktifkan. Ketik perintah di bawah ini pada bagian paling akhir dari isi file extensions.conf. ;Dial antar ekstensi pada IP-PBX [voipkn] -->>
seluruh dial plan di bawah ini hanya berlaku bagi context „voipkn‟
exten =>101,1,Dial(SIP/101,20) -->> Dial ext 101 dengan protokol SIP, time out 20 detik
exten =>101,2,Hangup -->> setelah timeout dilakukan hangup exten =>102,1,Dial(SIP/102,20) exten =>102,2,Hangup
Minggu, 24 Januari 2016
PBX pada server softswitch
Pengertian PBX
PBX atau private branch exchange adalah penyedia layanan telepon yang
melayani pertukaran telepon dengan pusat di dalam suatu perusahaan, dan menjadi
penghubung antara telepon dari publik ketelepon perusahaan atau jaringan telepon dari
perusahaan ke anak perusahaan lainnya di area yang lebih luas atau untuk publik.
PBX menghubungkan antara telepon dalam perusahaan dengan jaringan
internal dan menghubungkan juga telepon dalam perusahaan dengan
jaringan telepon publik melalui trunk,
yaitu penghubung jalur komunikasi antara pengirim dengan penerima melalui central
office. Jaringan ini menggabungkan telepon dengan faksimile, modem, dan hal lain
yang menjadi perpanjangan dari kemampuan PBX sistem melalui trunk. Oleh karena
itu, telepon dengan sistem PBX tidak hanya berfungsi untuk kegiatan telepon, namun
juga dapat mengirim fax atau modem akses internet.
Proses kerja PBX pada server softswitch

Sistem IP PBX terdiri dari satu atau lebih telepon SIP, server IP PBX dan secara opsional VOIP Gateway untuk terhubung ke jalur PSTN yang ada. Fungsi PBX IP server mirip dengan cara kerja proxy server: klien SIP, baik berupa software (softphone) atau perangkat keras berbasis ponsel, mendaftar ke server IP PBX, dan ketika mereka ingin membuat panggilan mereka meminta IP PBX untuk melakukan panggilan. IP PBX memiliki daftar semua ponsel / pengguna dan alamat yang sesuai dengan SIP mereka dan dengan demikian dapat menghubungkan panggilan internal atau rute panggilan eksternal baik melalui gateway VOIP atau penyedia layanan VOIP.
Minggu, 17 Januari 2016
VOIP
Pengertian VOIP
VOIP (Voice Over Internet Protocol) adalah teknologi yang memungkinkan percakapan suara jarak jauh melalui media internet. Data suara diubah menjadi kode digital dan dialirkan melalui jaringan yang mengirimkan paket-paket data, dan bukan lewat sirkuit analog telepon biasa.Kebutuhan Perangkat VOIP
Hardware yang diperlukan untuk menjalankan VOIP adalah :1.Mic
2.Speaker/headset
3.Komputer yang terhubung ke internet
4.Sound Card
Kebutuhan hardware termasuk wajib untuk di pakai untuk menjalankan system VOIP. Untuk Software yang menjalankan system VOIP ada banyak salah satunya Camfrog, Skype, dll.
Konsep Kerja Server Softswitch
Softswitch
adalah suatu alat yang mampu menghubungkan antara jaringan sirkuit dengan
jaringan paket, termasuk di dalamnya adalah jaringan telpon tetap (PSTN),
internet yang berbasis IP, kabel TV dan juga jaringan seluler yang telah ada
selama ini.Softswitch merupakan sebuah sistem telekomunikasi masa depan yang mampu
memenuhi kebutuhan pelanggan yaitu mampu memberikan layanan triple play
sekaligus dimana layanan ini hanya mungkin dilakukan oleh sistem dengan
jaringan yang maju seperti teknologi yang berbasis IP.
Bagian yang
paling kompleks dalam suatu sentral lokal adalah bagian software yang mengatur
call processing. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan
menciptakan suatu alat yang dapat menyambungkan komunikasi suara (voice) dalam
bentuk paket maupun circuit. Industri pertelekomunikasian menyimpulkan cara
yang terbaik adalah dengan memisahkan fungsi call processing dari fungsi
switching secara fisik dan menghubungkan keduanya elaui suatu protocol standar
tersendiri.
Tetapi Softswitch lebih dikenal sebagai IP-PBX. Perangkat perangkat dalam sofswitch yaitu :
Tetapi Softswitch lebih dikenal sebagai IP-PBX. Perangkat perangkat dalam sofswitch yaitu :
- Media Gateway Controller (MGC) yang sering disebut dengan perangkat call agent
- Aplication / fitur server
- Media server
Disini
Media Gateway Controller akan bekerja pada tataran
pengaturan panggilannya (call control) serta call processing. lalu Media
Gateway Controller akan mengontrol panggilan yang masuk
untuk mengetahui jenis media penggilan dan tujuannya sehingga Media
Gateway Controller akan mengirikan sinyal ke Media
Gateway untuk melakukan koneksi, baik intrakoneksi jaringan sirkuit
ke sirkuit atau paket ke paket maupun interkoneksi jaringan sirkuit ke paket
dan sebaliknya. Jika diperlukan, Media Gateway Controller
kan meminta Media Gateway melakukan konversi media yang sesuai
dengan permintaan, atau langsung meneruskan panggilan jika tidak diperlukan
konversi.
Antara Media Gateway Controller dan Media Gateway sendiri akan saling berhubungan dengan protokol Megaco atau MGCP (Media Gateway Control Protocol). Sementara itu, satu MGC akan berhubungan dengan Media Gateway Controller yang lain, baik itu yang berada di jaringan yang sama maupun berbeda, dengan mengirimkan protokol sinyal tertentu. Untuk jaringan sirkit, MGC akan mengirimkan SS7 (Signalling System 7), sementara jika berhubungan dengan jaringan paket, maka Media Gateway Controller akan menggunakan H.323 atau SIP (Season Initiation Protocol).
Antara Media Gateway Controller dan Media Gateway sendiri akan saling berhubungan dengan protokol Megaco atau MGCP (Media Gateway Control Protocol). Sementara itu, satu MGC akan berhubungan dengan Media Gateway Controller yang lain, baik itu yang berada di jaringan yang sama maupun berbeda, dengan mengirimkan protokol sinyal tertentu. Untuk jaringan sirkit, MGC akan mengirimkan SS7 (Signalling System 7), sementara jika berhubungan dengan jaringan paket, maka Media Gateway Controller akan menggunakan H.323 atau SIP (Season Initiation Protocol).
Sedangkan
Media Gateway sendiri hanya akan bekerja sebagai converter
antara jaringan sirkuit dengan jaringan paket. Di sini fungsi softswitch
menjadi hanya setara dengan switch analog dan tidak memberikan layanan yang
lain. Media Gateway juga bisa bekerja di sisi pelanggan maupun
penyedia layanan, dimana softwitch bukan hanya berfungsi sebagai converter,
namun juga memberikan feature lebih, termasuk dial-tone tentunya. Pada posisi
ini, maka softswitch akan bekerja lebih kompleks.
Diagram VOIP
Proses kerja dalam komponen diagram VOIP
1. Computer client 1 mendial computer client 2 dengan memanfaatkan layanan yang diberikan oleh server ipbx
2. Computer client 2 menerima panggilan dari computer client 1
3. Mikrophone computer client 1 menangkap gelombang suara dari user 1
4. Gelombang suara tersebut akan diubah menjadi paket data digital.
5. Kemudian akan di kirimkan ke server ipbx melalui HUB
6. Setelah itu akan diteruskan ke computer klien 2 melalui HUB juga.
7. Paket data digital tersebut akan di ubah menjadi data analog sehingga akan menjadi gelombang suara yang akan di keluarkan melalui speker.
source:
Langganan:
Postingan (Atom)